Le-Monde-12112015

A profile from Le Monde.

Cool Stuff

Enfant des mythes

Image

publishers_perspektive

Tulisan Anna Soler-Pont, dari Pontas Agency mengenai sejarah “pertemuan” kami, diterbitkan di edisi pertama Publishing Perspectives untuk Frankfurt Book Fair.

Cool Stuff

Passing the Torch in Indonesian Literary Life

Image

koran-italy

Ini tulisan saya di koran Italia, Corriere della Sera (suplemen “La Lettura”), sejenis pengantar ringkas kesusastraan Indonesia untuk pembaca Eropa. Terbit Minggu, 11 Oktober 2015, tulisan ini dimaksudkan untuk mengiringi Frankfurt Book Fair, di mana Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan. Inti tulisan itu kira-kira: (1) Bahasa dan sastra Indonesia dibangun dari reruntuhan sejenis Menara Babel: ada begitu banyak bahasa yang kadang-kala satu dan lainnya tak saling mengerti. (2) “Indonesia” merupakan imajinasi yang terus dibangun, kadang dengan kekerasan: perang 12 tahun melawan Negara Islam Indonesia, pembantaian ratusan ribu simpatisan komunisme, pencaplokan Timor Leste, termasuk kekerasan di Papua hingga hari ini; kadang dengan beradab: melalui bahasa dan kesusastraan. (3) Kesusastraan modern Indonesia dibuka dengan maklumat bahwa “Kami ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia”, dan sekarang barangkali saatnya Indonesia membayar utang (warisan) tersebut kepada dunia. Sastra Indonesia sedang menjadi perhatian! (Photo: Riccardo Barbagallo).

Cool Stuff

Sastra Indonesia di Koran Italia

Image

saturday-paper

“The final wonder of Beauty Is a Wound is how much pure liveliness and joy there is mixed up with the pain, as if the verdancy of the author’s imagination was racing to cover a million corpses with fresh green tendrils.” A review from The Saturday Paper.

Cool Stuff, In English

Beauty Is a Wound, The Saturday Paper

Image

jplus_160815

Here is my glimpse view of Indonesian greatest writers, and some talented writers of our new generation (from JPlus, 16 August 2015).

Cool Stuff, In English

Indonesian Greatest Writers and Some Talented New Generations

Image

sdrhdt_tribunyogya

“Membaca novel ini, kita akan menemukan beberapa keistimewaan yang selama ini jarang diangkat oleh novelis Indonesia.”
– Darul Azis, Tribun Jogja, 5 April 2015

Cool Stuff

Filsafat dalam Aktivitas Seksual

Image
Kompas, 9 Juni 2014

Kompas, 9 Juni 2014

“Kelihaian Eka Kurniawan bercerita tampak ditopang oleh sudut pandang dirinya terhadap drama kemanusiaan […] Menariknya, penulis mampu menyelipkan humor segar yang tetap kuat terjalin dengan bagian-bagian lain.”
– Yohanes Krisnawan, Kompas

Cool Stuff

Corat-coret di Toilet, Kompas

Image
Jawa Pos, 19 Oktober 2014

Jawa Pos, 19 Oktober 2014

“Membaca novel-novel Eka Kurniawan adalah membaca karya-karya pengarang dunia di dalam satu buku.”
Bernard Batubara, Jawa Pos

Cool Stuff

Lelaki Harimau, Jawa Pos

Image
Kompas, 28 September 2014

Kompas, 28 September 2014

“Dialog dengan ‘kemaluan’ jadi ruang permenungan, melahirkan keyakinan-keyakinan tak biasa.”
Widyanuari Eko Putra, Kompas

Cool Stuff

Ulasan “Seperti Dendam …”, Kompas

“Dialog dengan ‘kemaluan’ jadi ruang permenungan, melahirkan keyakinan-keyakinan tak biasa.”
Widyanuari Eko Putra, Kompas

Image
Koran Tempo, 14 September 2014

Koran Tempo, 14 September 2014

“Seperti dua novel Eka sebelumnya, novel ini dipenuhi tokoh-tokoh dengan karakter yang “tidak waras”. Ketidakwarasan tokoh-tokohnya, di luar motif hasrat seks yang menggerakkan mereka, juga menjadi cermin dari ketidakwarasan zamannya.”
Aris Kurniawan, Koran Tempo

Cool Stuff

Ulasan “Seperti Dendam …”, Koran Tempo

“Seperti dua novel Eka sebelumnya, novel ini dipenuhi tokohtokoh dengan karakter yang “tidak waras”. Ketidakwarasan tokoh-tokohnya, di luar motif hasrat seks yang menggerakkan mereka, juga menjadi cermin dari ketidakwarasan zamannya.”

Image