Kitchen Curse, Librairie Drawn & Quarterly’s Staff Picks 2019

I knew this collection of short stories was just the thing when I opened it and came across the most sensitive depiction of a public toilet I’ve ever read. In the service of emphasizing the innate strangeness of human interactions ‘crass’ subject matter (public urination, infidelity, fistfights and so on) is dealt with in an original and expansive way.

Librairie Drawn & Quarterly

Lelaki Malang, Kenapa Lagi?, Hans Fallada

Ini buku kedua dari proyek Moooi Pustaka (buku pertama kami, Angsa Liar karya penulis Jepang, Mori Ōgai). Hans Fallada merupakan salah satu penulis Jerman terkemuka, dan novel ini, Lelaki Malang, Kenapa Lagi? merupakan salah satu novel terpentingnya, yang pertama membawanya ke puncak kepopuleran.

Secara ringkas, ini kisah tentang sepasang kekasih, bersama anak mereka yang kemudian lahir, harus menghadapi dunia yang tak bersahabat. Ekonomi yang memburuk, sentimen anti-Yahudi yang meningkat, kebangkitan Nazi, pertentangan kaum komunis dengan polisi, mereka harus menghadapi itu semua. Sebagai pekerja kelas menengah, mereka harus menghadapi ejekan para buruh proletar yang lebih progresif dan berani, sekaligus harus menghadapi tekanan para majikan yang tak ada ampun. Dipecat dari pekerjaan, kabur dari rumah ibu sendiri yang meminta sewa kamar, menyewa ruangan yang tak layak, hingga terusir ke gubuk musim panas tanpa pekerjaan, sanggupkah keluarga kecil ini menghadapi dunia, dengan keadaan sosial-politik yang semakin menegangkan? Apakah cinta mereka bisa menyelamatkan hidup ketiganya?

Kalau tertarik dengan novel ini, sila menghubungi toko daring marjinkiri.com atau berdikaribook.red. Bisa juga menghubungi kontak Moooi Pustaka di: 0821 3357 5877 (WhatsApp).

Angsa Liar, Mori Ōgai

Buku ini hasil kolaborasi banyak pihak. Awalnya tahun lalu dikompori Fajar dari percetakan Utama Offset agar saya bikin penerbitan dan menerbitkan buku. Dibantu adik ipar, saya pun bikin lembaganya. Lama terbengkalai, saya menghubungi ibu Ribeka Ota, apakah beliau bersedia menerjemahkan salah satu novel Jepang yang menyenangkan ini. Kemudian saya bertemu teman-teman Berdikari di Yogya, dan Marjin Kiri di Jakarta. Tentu dengan maksud agar mereka membantu menjualkan bukunya. Di luar itu ada yang membantu mengedit, juga melayout, dan terutama kasih semangat pantang menyerah. Sekarang sudah bisa dipesan di situs Berdikari dan Marjin Kiri. Untuk reseller, sila menghubungi kedua toko daring tersebut. 

Senyap yang Lebih Nyaring: Blog 2012-2014

Di tengah keriuhan orang di sosial media, saya mencoba terus produktif. Sejak tahun 2001 saya rajin menulis di blog, umumnya tentang buku-buku yang saya baca. Awalnya ingin menerbitkan semuanya, tapi ternyata jadi tebal sekali. Maka rencananya akan terbit dalam beberapa jilid. Yang pertama, khusus mengambil tulisan-tulisan dari tahun 2012-2014, diterbitkan dengan judul Senyap yang Lebih Nyaring: Blog 2012-2014 (Penerbit Circa, 2019). 350 halaman, meliputi 107 esai, ditambah satu pengantar. Ini buku non-fiksi saya yang kedua, secara keseluruhan merupakan buku kesepuluh.

Buku tersebut bisa dibeli di beberapa toko buku daring:

In French

Three of my novels are already available in French translation. All of them translated by Etienne Naveau and published by Sabine Wespieser Editeur. Also available in pocket editions from Folio. Left to right in original titles: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2014), Lelaki Harimau (2004), and Cantik Itu Luka (2002). Bonne lecture!