Panduan Menjelajah Rimba Raya Kesusastraan

Ini merupakan ulasan atas buku non-fiksi saya, Senyap yang Lebih Nyaring (Circa, 2019), yang merupakan kumpulan jurnal di blog saya ini. Ulasan ini ditulis oleh Erwin Setia:

Buku teranyar Eka Kurniawan, Senyap yang Lebih Nyaring, boleh dikata memiliki kemiripan dengan brosur wisata. Tepatnya, ia adalah buku panduan menjelajah rimba raya kesusastraan.

“Panduan Menjelajah Rimba Kesusastraan”, Jawa Pos

Twisted Stories

Another review for my short story collection Kitchen Curse (Verso Books, 2019), by Intan Paramaditha, author of two acclaimed works, Apple & Knife (Harvill Secker, 2018) and The Wandering (Harvill Secker, 2020):

Eka Kurniawan’s characters are weird, and their encounters with events that are strange, unfortunate, or magical (sometimes all of them at the same time) further spotlight their moral ambiguity.

Intan Paramaditha, Singapore Unbound

Serius tapi Ringan

Tadi sore, seperti biasa saya singgah ke kedai kopi langganan. Seperti biasa pula, saya ambil koran dari rak. Hanya membaca judul berita, halaman demi halaman dibuka secara cepat, hingga terhenti dan melihat foto sendiri. Kompas, 26 Februari 2020. Inti beritanya, nantikan pemutaran Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, tahun depan, ya!

Kitchen Curse, Librairie Drawn & Quarterly’s Staff Picks 2019

I knew this collection of short stories was just the thing when I opened it and came across the most sensitive depiction of a public toilet I’ve ever read. In the service of emphasizing the innate strangeness of human interactions ‘crass’ subject matter (public urination, infidelity, fistfights and so on) is dealt with in an original and expansive way.

Librairie Drawn & Quarterly

Lelaki Malang, Kenapa Lagi?, Hans Fallada

Ini buku kedua dari proyek Moooi Pustaka (buku pertama kami, Angsa Liar karya penulis Jepang, Mori Ōgai). Hans Fallada merupakan salah satu penulis Jerman terkemuka, dan novel ini, Lelaki Malang, Kenapa Lagi? merupakan salah satu novel terpentingnya, yang pertama membawanya ke puncak kepopuleran.

Secara ringkas, ini kisah tentang sepasang kekasih, bersama anak mereka yang kemudian lahir, harus menghadapi dunia yang tak bersahabat. Ekonomi yang memburuk, sentimen anti-Yahudi yang meningkat, kebangkitan Nazi, pertentangan kaum komunis dengan polisi, mereka harus menghadapi itu semua. Sebagai pekerja kelas menengah, mereka harus menghadapi ejekan para buruh proletar yang lebih progresif dan berani, sekaligus harus menghadapi tekanan para majikan yang tak ada ampun. Dipecat dari pekerjaan, kabur dari rumah ibu sendiri yang meminta sewa kamar, menyewa ruangan yang tak layak, hingga terusir ke gubuk musim panas tanpa pekerjaan, sanggupkah keluarga kecil ini menghadapi dunia, dengan keadaan sosial-politik yang semakin menegangkan? Apakah cinta mereka bisa menyelamatkan hidup ketiganya?

Kalau tertarik dengan novel ini, sila menghubungi toko daring marjinkiri.com atau berdikaribook.red. Bisa juga menghubungi kontak Moooi Pustaka di: 0821 3357 5877 (WhatsApp).