Kicauan Tentang Roberto Bolaño

  • Busyet, sekarang semua yg ditulis Roberto Bolaño dan ditemukan, kayaknya bakal diterbitkan.
  • Salah satu buku Roberto Bolaño yg paling baru The Secret of Evil, isinya cerita-cerita dan sketsa-sketsa yg mereka temukan di komputernya.
  • Roberto Bolaño nasibnya hampir mirip Franz Kafka. karya-karyanya diterjemahkan dan diperhatikan, setelah mereka meninggal.
  • Yang agak menyedihkan dengan Roberto Bolaño: ini terjadi di abad 21.
  • Saya baru membaca satu novel Roberto Bolaño, 2666, serta beberapa cerpennya yg dimuat di The New Yorker. Awalnya rada aneh sih, emang.
  • Bagian satu 2666 awalnya saya kira Borgesian. Tentang pencarian seorang penulis oleh beberapa kritikus. Eh, sekarang malah ada istilah baru: Bolañoesque.
  • 2666 itu terdiri dari lima bagian. Tiap bagian kayak novel tersendiri, tapi ya enggak tamat juga. Satu sama lain sambungannya tipis-tipis saja.
  • Dalam hal-hal tertentu Bolaño kayak Murakami. Ngalor-ngidul seenak udel. Tapi, Bolaño lebih gila lagi, sampai-sampai kita bisa tanya “cerita apa, sih?”
  • Ngomong-ngomong salah satu yg berperan besar men”dunia”kan penulis-penulis Amerika Latin namanya Carmen Balcells.
  • Carmen Balcells itu literary-agent untuk penulis-penulis berbahasa Spanyol. Dia yang bawa penulis-penulis Latin ke pasar berbahasa Inggris.
  • Betapa pentingnya nama si Carmen Balcells ini, Gabriel García Márquez mempersembahkan novel Of Love and Other Demons untuk dia.
  • Nah, betapa telatnya orang mengenali Roberto Bolaño, bahkan Carmen Balcells pun baru pegang rights karya-karyanya tahun 2006. Bolaño meninggal 2003.
  • Gara-gara telat mewakili Roberto Bolaño, Carmen Balcells yang sudah pensiun memutuskan balik lagi untuk kerja. Dia merasa kecolongan.




2 thoughts on “Kicauan Tentang Roberto Bolaño

Comments are closed.