Eka Kurniawan

Journal

Tag: Aan Mansyur

“There are many young talented writers who are well-read, such as Andina Dwifatma and Norman Erikson Pasaribu. Poets Mario F. Lawi and Aan Mansyur have also caught my attention with their poetry. And don’t forget those from my own generation: Intan Paramaditha, Ugoran Prasad, Ratih Kumala, Puthut E.A., Gunawan Maryanto, Agus Noor, and some others. I think the landscape of our literature is very varied. It’s only a matter of time until the world discovers it, I believe.”

An interview from Jakarta Globe.

“Aku Lebih Ingin Membesarkan Diriku sebagai Pembaca daripada Penulis”, wawancara Aan Mansyur dengan saya. Terima kasih kepada Aan yang telah mencatatnya.

“Seperti juga di novel-novelnya, saya selalu menemukan Eka Kurniawan berhasil mengubah semua hal yang dia baca menjadi miliknya—dengan caranya sendiri.” (Aan Mansyur, “Sejumlah Kumpulan Cerpen Indonesia yang Saya Baca Dua Kali atau Lebih”). Seperti judulnya, rekomendasi bacaan untuk khasanah kumcer Indonesia.

© 2017 Eka Kurniawan

Theme by Anders NorenUp ↑