Eka Kurniawan

Journal

Para Penggerutu

Para Penggerutu

Bertemu para penggerutu dari dunia persilatan. Dari kiri ke kanan: saya, Yusi Avianto Pareanom, A.S. Laksana, Zen Hae, Ni Luh Sekar dan Linda Christanty. Semoga tidak terlihat seperti hendak memberontak dan membuat negara baru :-)

6 Comments

  1. ini namanya kontrev, Bung :D

  2. hallo ” para penggerutu”, sungguh saya bingung opo yo sing di gerutukan wong2 iki? lalu baca judul dan isi tulisan yg ndak nyambung ya saya cuma bisa mantuk2 sebab saya yakin nyambungnya dikepala masing2 saja ndak usah diperkarakan ke kpk. ( itupun kalau nyambung lo ). naa baru sekarang tahu wajah anda, lo maksudnya mas eka itu yg berkacamata dan yang pria itu to? la sering orang nulis soal letak orang dalam foto itu gini ” dari kanan ke kiri ” lo itu kanan kirinya siapa, si pembaca atawa siapa sebab bisa dua mata to?saya juga masih menggerutu lo ini di malang sulit cari buku2 eka kurniawan, adohh, sampai di rombengan/loak tanya2 ya belum ada!sudah mas eka, saya mulai kriyip2 ngantuk sebab kemarin malamnya melek-an depan tv, favorit saya itu NatGeoWild, Adventr, dan sejenisnya dan biasanya terus tv yang ganti nonton saya tidur hehe … Lelaki Harimau part II kapan? salam buat teman2 dan kapan kalian ke Malang, kabari saja nanti muter2 ke Bromo, pantai2 selatan dll idep2 gali inspirasi yang sebetulnya tak usah digali pasti sudah mbrodol hehe … sugeng ndalu, salam :th

  3. Konon, enam orang di atas termasuk ke dalam 33 Tokoh Sastra yang Paling tak Terpengaruh.

  4. 4 dari 6 penggerutu adalah ‘penggerutu’ kesukaan saya!
    teruslah menggerutu! =))

    buat kak eka, ditunggu buanget lho novel terbarunya yang cetarrr

  5. Junaedi Setiyono

    12 January 2014 at 3:17 pm

    Terima kasih atas foto Para Penggerutu yang Mas Eka sediakan. Saya jadi tahu “wajah-wajah” yang selama ini cuma saya baca namanya. (Ada juga sih yang pernah bertemu, tapi ketika itu tidak “serapi” yang ada di foto Mas Eka). Salam.

  6. senang bisa melihat para pendekar bisa ngumpul di satu meja. ijin save fotonya ya.

Comments are closed.

© 2017 Eka Kurniawan

Theme by Anders NorenUp ↑