Eka Kurniawan

Journal

Kartu Pos

Kartu Pos

Saya selalu senang jika penerbit atau toko buku memberi pembatas buku secara cuma-cuma. Dulu, ketika di Yogya dan saya masih sering membuat desain sampul buku, saya sering menyisipkan desain pembatas buku ke sisi sampul buku (potongan kertasnya memang sering sisa). Jadi bisa dibilang, ongkos bikinnya murah, tapi sangat berguna bagi pembaca buku. Meskipun begitu, saya sering memanfaatkan apa pun untuk menjadi pembatas buku: hangtag pakaian, tiket bioskop, atau struk belanja. Kali ini, pembatas buku saya kebetulan kartu pos dari penerbit yang “I’m very happy to welcome you to my catalogue” (well, I’m very happy too). Buku yang dibaca? Ghosts, karya César Aira.

6 Comments

  1. Mas Eka, saya nemu tulisan ini >>> http://tentangdedik.blogspot.com/2013/10/obituari-proses-kreatif.html
    tentang proses kreatif Ma Eka. Keren! :)

  2. Sama-sama, mas :)
    oya, mas Eka sudah baca novel2 yang diterjemahkan Mahbub Djunaidi?
    gmn komentarnya? :D

    • @Zakky:
      Rasanya belum. Saya pernah dengar terjemahannya “Animal Farm” (yang jadi “Binatangisme” itu), tapi belum pernah lihat bukunya.

  3. Mas Eka skrg selain menulis, apakah masih membuat desain sampul buku?

Comments are closed.

© 2017 Eka Kurniawan

Theme by Anders NorenUp ↑