- 18-08-2008 · Satu lagi penulis nge-blog: Nirwan Dewanto di nirwandewanto.blogspot.com. (2 Pesan)
- 16-08-2008 · Di gedung yang sama, Graha Nikmat Rasa, dua tahun lalu saya menikah. Kini, hari ini saya kembali ke gedung tersebut untuk menghadiri pernikahan teman saya: Ugoran Prasad dengan Rini Larasati. Selamat menempuh hidup baru yang bahagia, Ugo. Kalau benar kamu kemudian tinggal di Jakarta, kita bisa mudik bareng ke Solo! Comments Off
Katalog Pertama Abdullah Harahap
Foto oleh: Kessiye, Some rights reserved.
Mumpung lagi di Solo, saya menyempatkan diri untuk menjelajahi toko-toko buku bekas di sekitar alun-alun. Tujuan utamanya: mengumpulkan novel-novel karya Abdullah Harahap. Itu proyek kecil saya bersama Ugoran Prasad (ketika catatan ini ditulis, saya baru dari tempat pernikahan Ugo dengan Rini Larasati, di gedung tempat saya menikah dua tahun sebelumnya; selamat menempuh hidup baru, Ugo!) dan Intan Paramaditha. Novel Abdullah Harahap tidak gampang ditemui sekarang ini. Meskipun langka, kenyataannya tak banyak juga yang mencari.
Ini katalog sementara novel-novel Abdullah Harahap yang ada pada saya, dengan sedikit catatan kondisinya:
Baca selengkapnya …
- 12-08-2008 · Pemimpin pemberontakan PETA (Pembela Tanah Air) di Blitar tahun 1945, Supriyadi, kembali menjadi berita (baca Kompas dan Detik). Ini terkait terbitnya buku Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno, dan munculnya seseorang yang mengaku sebagai Supriyadi. Tokoh ini memang misterius: sempat diangkat sebagai Panglima Tertinggi Tentara Keamanan Rakyat (sebelum diserahkan kepada Sudirman karena Supriyadi tak juga nongol), tokoh ini tak pernah diketahui kapan mati dan dimana mayatnya. Saya sendiri mempergunakan tokoh ini untuk model tokoh Shodancho di novel Cantik itu Luka. Yup, Supriyadi memang seorang Shodancho, yakni pemimpin kesatuan PETA setingkat pleton. (1 Pesan)
- 9-08-2008 · Hari ini ayah mertua saya (Haris Fadillah, ayah Ratih Kumala) meninggal. Terima kasih untuk semua kiriman simpati dan doa. Baca “Obituari” di blog Ratih. (1 Pesan)
- 6-08-2008 · Selama eksil 18 tahun di Cavendish, Vermont, masyarakat kota kecil itu sangat menghormati dan melindungi Solzhenitsyn. Jangan pernah berharap bisa diberitahu arah menuju rumah sang penulis oleh penduduk lokal. Baca mengenai hal itu di satu artikel The New York Times (1994). (1 Pesan)
Solzhenitsyn Meninggal Umur 89 Tahun
Penulis Rusia peraih Nobel, Aleksandr Solzhenitsyn, dimakamkan hari ini. Ia meninggal hari Minggu kemarin pada umur 89 tahun. Ia pernah dimasukkan ke gulag oleh Stalin, kemudian eksil selama 2 tahun di Swiss dan 18 tahun di Amerika. Selama itu ia konon tetap memakai jam tangan yang diset dengan waktu Moskow. Ia kembali ke Rusia tahun 1994, setelah Sovyet bubar. Sebagaimana harapannya, ia meninggal dan akan dimakamkan di kampung halamannya.
Baca selengkapnya …
- 1-08-2008 · Pangandaran akan jadi kabupaten. Hehe, itu kampung halaman saya. Buat saya pribadi, rasanya memang lebih baik menjadi kabupaten tersendiri, terpisah dari Ciamis. Hm, saya jadi membayangkan duduk di teras rumah, memandang laut, sambil membaca buku. I Love Pangandaran! (29 Pesan)
Identitas Film Asia
((Sebuah Kasus: Akira Kurosawa))
Foto oleh: Darren Hester, Some rights reserved.
Majalah Time Asia, salah satunya memilih Akira Kurosawa sebagai bagian dari daftar “60 Years of Asian Hero”. Pertama-tama, tentu saja yang dimaksud adalah tokoh-tokoh Asia, berdarah Asia. Dalam daftar ini, juga terdapat animator ulung Jepang Hayao Miyajaki (sutradara Spirit Away), serta aktor Cina, Gong Li. Artikel mengenai Kurosawa di majalah itu dibuka dengan kalimat pembuka bahwa selama ini dunia tak mengenal kebudayaan Jepang selain beberapa patah kata serupa “harakiri” atau “sayonara”, hingga sebuah film Jepang memenangkan hadiah tertinggi di Festival Film Vanice: Rashomon karya Akira Kurosawa.
Dari ungkapan itu seperti jelas bahwa Rashomon dan Akira Kurosawa merupakan representasi kulutural Jepang, bahkan mungkin Asia.
Baca selengkapnya …
- 26-07-2008 · Situs lain yang saya bantu desain: nalar.co.id. Problem paling berat, dengan alasan kepraktisan dan kemudahan, situs ini sejak awal udah dibikin dengan Wordpress. Demikianlah saya harus mendayagunakan Wordpress agar menjadi katalog online, lengkap dengan keranjang belanja yang bisa ngitung potongan dan total harga. Ini nambah trik-trik baru yang enggak mungkin kalo cuma memakai Wordpress sekadar untuk ngeblog, hehe. Beberapa plugin yang dipergunakan agar fungsi-fungsi di atas maksimal: QuickShop, plugin untuk keranjang belanja; cforms, untuk memproses formulir isian; dan WP-PagiNavi untuk membuat halaman Wordpress agar lebih mudah menavigasi katalog. Plugin-plugin tersebut sangat membantu, meskipun harus memodifikasinya juga, seperti bagaimana menyambungkan QuickShop dan cforms agar setelah mengisi keranjang belanja, bisa mengisi formulir saat check-out. Selebihnya, kalau boleh nyaranin, memang lebih baik cari platform yang khusus untuk katalog belanja, sebab bagaimanapun, Wordpress dibuat untuk membuat blog. Yang ini telanjur udah jadi, tapi yang terpenting, berfungsi! Hehe … (1 Pesan)