It is nice that, after half a century, Pramoedya Ananta Toer has found a successor. The young Sundanese Eka Kurniawan has published two astonishing novels in the past half-decade. If one considers their often nightmarish plots and characters, one could say there is no hope. But the sheer beauty and elegance of their language, and the exuberance of their imagining, give one the exhilaration of watching the first snowdrops poke their little heads up towards a wintry sky.(Benedict Anderson, Exit Suharto: Obituary for a Mediocre Tyrant, New Left Review, March-April 2008) (Baca Komentar: 8)

Foto oleh: kevindooley, Some rights reserved.
Sebenarnya hari ini saya ingin menulis catatan jalan-jalan ke Lampung dua hari kemarin (30 April-1Mei 2008) bersama Joko Pinurbo dan Binhad Nurrohmat (serta istri saya). Tapi mendadak kemarin, di jalan pulang ke Jakarta, Binhad memberi tahu saya: Alex sudah meninggal. Waktu itu saya belum tahu, Alex mana yang dimaksudnya. Saya punya beberapa teman bernama Alex. Setelah dijelaskan Binhad, baru saya tahu, yang dimaksud adalah penjaga kedai “Warung Alex” tempat kami biasanya nongkrong di Taman Ismail Marzuki (TIM).
Kalau saya membuat janji dengan seseorang untuk bertemu di TIM, saya pasti akan meminta bertemu di “Warung Alex”. Sebenarnya itu bukan nama sebenarnya, dan teman-teman saya yang baru pertama kali ke TIM suka kecele mencari papan nama “Warung Alex” dan dijamin tak akan pernah menemukannya. Nama warung itu yang sebenarnya adalah “Cipta Rasa”.
baca selengkapnya »

© Kazuo Koike & Goseki Kojima. Hanya untuk referensi.
Saya menyukai Lone Wolf and Cub pertama-tama barangkali karena karakter gambarnya yang tak jauh berbeda dengan komik silat Indonesia tahun 70an. Dengan kata lain, berbeda dengan manga kebanyakan yang cenderung meng-karikaturkan (dengan penekanan kuat terhadap bentuk kanak-kanak di satu sisi, namun mengandung unsur sensual di sisi lain). Lebih jelasnya, saya menyukai komik ini (atau apalah namanya: novel grafis boleh, manga boleh, cergam tentu juga boleh — buat saya tidak ada bedanya), karena karakter gambarnya yang realis di satu sisi, dan metaforis di sisi lain.
Kedua, di luar kecenderungan saya untuk menyukai segala cersil (cerita silat), saya menyukai gaya naratif komik ini. Berbeda dengan kebanyakan cersil Cina yang cenderung kompleks (dengan puluhan, bahkan kadang ratusan tokoh dihubungkan dengan alur cerita yang silang-menyilang — ciri yang menurut saya juga dipakai oleh penulis kita Asmaraman S. Kho Ping Hoo), Lone Wolf and Cub justru hanya mengisahkan perjalanan Ogami Itto dan anaknya, Daigoro sebagai seorang pembunuh bayaran. Sebagaimana para samurai memiliki “kode samurai” atau ronin juga memiliki “kode ronin” sebagai patokan etika mereka, Ogami Itto memutuskan untuk menempuh jalan pembunuh bayaran, tentu juga dengan moralnya sendiri. Kode etik utama yang ia pegang adalah: ia harus tahu kenapa harus membunuh seseorang.
baca selengkapnya »

Screenshot: Descartes for Wordpress
Sekadar mengingatkan, di waktu senggang saya suka mendesain dan mengotak-atik halaman web. Salah satu yang saya kerjakan adalah membuat desain theme untuk blog-platform Wordpress. Sudah dua desain yang saya buat. Pertama saya beri nama Faulkner for Wordpress. Nama Faulkner saya ambil dari nama penulis Amerika, William Faulkner, terinspirasi oleh nama theme Wordpress lain yang diberi nama Hemingway. Theme ini saya pergunakan untuk blog ini (silakan melihat-lihat). Karena masih versi beta, saya belum menyediakan theme ini untuk didownload, tapi di hari-hari mendatang saya berjanji akan menyediakannya.
Sementara itu saya memodifikasi theme Faulkner untuk membuat desain yang lebih minimalis, ringan, dan bersih. Saya memberinya nama Descartes for Wordpress. Ya, itu berasal dari nama filsuf Prancis, Rene Descartes. Nama ini saya pakai untuk mengingat dasar filsafatnya yang terkenal sebagai fondasi modernisme: clear and distinctive. Semoga pemberian nama itu tidak berlebihan *smile*.
baca selengkapnya »

Foto oleh: ishrona, Some rights reserved.
kuning hijau hitam merah biru abu-abu oranye
coklat pink ungu kuning hijau
hitam merah biru abu-abu oranye coklat pink
ungu kuning hijau hitam merah biru
abu-abu oranye coklat pink ungu kuning hijau
hitam merah biru abu-abu oranye coklat pink ungu kuning
baca selengkapnya »
Komentar Terbaru