Foto oleh: xfce, Some rights reserved.

Karena berbagai kemudahannya, saya selalu menyarankan kepada beberapa teman yang ingin nge-blog dengan domain dan hosting sendiri, untuk mempergunakan Wordpress. Sejujur nya, dibandingkan Textpattern atau Drupal, banyak hal yang tidak dimiliki Wordpress memang; tapi menyangkut kemudahan, Wordpress memberikan lebih banyak kenyamanan. Setelah membantu beberapa teman menginstalasi Wordpress, ada baiknya mungkin saya membagi tips kecil menulis puisi di Wordpress ini, yang saya peroleh dari masalah teman-teman. Dalam hal ini saya mempergunakan Wordpress versi 2.5.1 (mestinya juga berlaku di Wordpress.com dan Blogspot.com):
read more »

Quote: From New Left Review 50 - 3 May 2008 »
It is nice that, after half a century, Pramoedya Ananta Toer has found a successor. The young Sundanese Eka Kurniawan has published two astonishing novels in the past half-decade. If one considers their often nightmarish plots and characters, one could say there is no hope. But the sheer beauty and elegance of their language, and the exuberance of their imagining, give one the exhilaration of watching the first snowdrops poke their little heads up towards a wintry sky.
(Benedict Anderson, Exit Suharto: Obituary for a Mediocre Tyrant, New Left Review, March-April 2008) (Read Comments: 8)


Foto oleh: kevindooley, Some rights reserved.

Sebenarnya hari ini saya ingin menulis catatan jalan-jalan ke Lampung dua hari kemarin (30 April-1Mei 2008) bersama Joko Pinurbo dan Binhad Nurrohmat (serta istri saya). Tapi mendadak kemarin, di jalan pulang ke Jakarta, Binhad memberi tahu saya: Alex sudah meninggal. Waktu itu saya belum tahu, Alex mana yang dimaksudnya. Saya punya beberapa teman bernama Alex. Setelah dijelaskan Binhad, baru saya tahu, yang dimaksud adalah penjaga kedai “Warung Alex” tempat kami biasanya nongkrong di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Kalau saya membuat janji dengan seseorang untuk bertemu di TIM, saya pasti akan meminta bertemu di “Warung Alex”. Sebenarnya itu bukan nama sebenarnya, dan teman-teman saya yang baru pertama kali ke TIM suka kecele mencari papan nama “Warung Alex” dan dijamin tak akan pernah menemukannya. Nama warung itu yang sebenarnya adalah “Cipta Rasa”.
read more »

26 April 2008 » Jika kamu perhatikan di bagian atas halaman blog ini, di sana ada satu baris kutipan yang akan selalu berubah setiap kali membuka halaman baru. Untuk menampilkan kutipan2 tersebut, saya memodifikasi (istilahnya membuat fork?) plugin karya Matt Mullenbeg, Hello Dolly. Modifikasi itu terutama membuatnya agar bisa tampil di setiap halaman (dan bukan di bagian admin), serta tentu saja mengganti lirik lagu Hello, Dolly. (Baca Komentar: 0)
24 April 2008 » Hari ini saya membuat desain baru untuk blog ini: Alice. Temanya Alice's Adventure in Wonderland. Itu salah satu karya klasik yang saya suka baca ketika kuliah, karya Lewis Caroll. Selain itu, saya juga suka ilustrasi versi Sir John Tenniel, yang juga dipakai di blog ini. Ngomong-ngomong soal Tenniel, Jorge Luis Borges sangat tidak suka ilustrasinya. Menurut Borges, ilustrasi Tenniel membuat novel Alice's Adventure in Wonderland menjadi kekurangan unsur horornya. Ah, Borges, ada-ada saja! (Baca Komentar: 0)


© Kazuo Koike & Goseki Kojima. Hanya untuk referensi.

Saya menyukai Lone Wolf and Cub pertama-tama barangkali karena karakter gambarnya yang tak jauh berbeda dengan komik silat Indonesia tahun 70an. Dengan kata lain, berbeda dengan manga kebanyakan yang cenderung meng-karikaturkan (dengan penekanan kuat terhadap bentuk kanak-kanak di satu sisi, namun mengandung unsur sensual di sisi lain). Lebih jelasnya, saya menyukai komik ini (atau apalah namanya: novel grafis boleh, manga boleh, cergam tentu juga boleh — buat saya tidak ada bedanya), karena karakter gambarnya yang realis di satu sisi, dan metaforis di sisi lain.

Kedua, di luar kecenderungan saya untuk menyukai segala cersil (cerita silat), saya menyukai gaya naratif komik ini. Berbeda dengan kebanyakan cersil Cina yang cenderung kompleks (dengan puluhan, bahkan kadang ratusan tokoh dihubungkan dengan alur cerita yang silang-menyilang — ciri yang menurut saya juga dipakai oleh penulis kita Asmaraman S. Kho Ping Hoo), Lone Wolf and Cub justru hanya mengisahkan perjalanan Ogami Itto dan anaknya, Daigoro sebagai seorang pembunuh bayaran. Sebagaimana para samurai memiliki “kode samurai” atau ronin juga memiliki “kode ronin” sebagai patokan etika mereka, Ogami Itto memutuskan untuk menempuh jalan pembunuh bayaran, tentu juga dengan moralnya sendiri. Kode etik utama yang ia pegang adalah: ia harus tahu kenapa harus membunuh seseorang.
read more »

19 April 2008 » Setelah diunggah 15 April ke website wpthemesfree.com, pagi ini Descartes telah mencapai 100 download (dan ditest sebanyak 543 kali) di situs tersebut. Lumayan, lah, untuk sebuah percobaan pertama membuat desain untuk Wordpress. Untuk yang tertarik mempergunakan theme tersebut, silakan download. (Baca Komentar: 0)
18 April 2008 » Dari GoetheHouse semalam, buku puisi Indonesia bertambah satu: Jantung Lebah Ratu (Gramedia Pustaka Utama) karya Nirwan Dewanto. Meskipun telah menggeluti sastra sejak awal 80an, ini merupakan buku puisi pertama Nirwan (di luar itu pernah ada manuskrip berjudul Buku Cacing). Mengiringi peluncuran buku ini, Nirwan sempat melakukan wawancara dengan penyair Ook Nugroho. Transkip wawancara bisa dibaca di ooknugroho.blogspot.com. Selamat datang Jantung Lebah Ratu, tetap bergairah penulis Indonesia! (Baca Komentar: 1)

Descartes for Wordpress

Screenshot: Descartes for Wordpress

Sekadar mengingatkan, di waktu senggang saya suka mendesain dan mengotak-atik halaman web. Salah satu yang saya kerjakan adalah membuat desain theme untuk blog-platform Wordpress. Sudah dua desain yang saya buat. Pertama saya beri nama Faulkner for Wordpress. Nama Faulkner saya ambil dari nama penulis Amerika, William Faulkner, terinspirasi oleh nama theme Wordpress lain yang diberi nama Hemingway. Theme ini saya pergunakan untuk blog ini (silakan melihat-lihat). Karena masih versi beta, saya belum menyediakan theme ini untuk didownload, tapi di hari-hari mendatang saya berjanji akan menyediakannya.
 
Sementara itu saya memodifikasi theme Faulkner untuk membuat desain yang lebih minimalis, ringan, dan bersih. Saya memberinya nama Descartes for Wordpress. Ya, itu berasal dari nama filsuf Prancis, Rene Descartes. Nama ini saya pakai untuk mengingat dasar filsafatnya yang terkenal sebagai fondasi modernisme: clear and distinctive. Semoga pemberian nama itu tidak berlebihan *smile*.
read more »

Dian Sastro Membaca Puisi "Aku dan Tuhanku" karya Sutan Takdir Alisjahbana - 13 April 2008 »
Dian Sastrowardoyo membacakan puisi Sutan Takdir Alisjahbana (1908-1994) "Aku dan Tuhanku" pada acara 100 Tahun STA (11 Februari 2008). Pembacaan ini dilakukan di rumah peristirahatan keluarga STA di Tugu, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Trims, Dian! Trims YouTube! (Read Comments: 0)