Apa yang Saya Suka dari Komik Jadul Indonesia

Hari-hari ini saya lagi membaca komik berjudul Delapan Dewa Mabuk. Ini merupakan komik seri Pendekar Mabuk dan Penggali Kubur karya Kelana. Sejujurnya saya tak tahu siapa Kelana. Namanya kalah mentereng dibandingkan komikus lainnya seperti Jan Mintaraja, Ganes Th atau Djair.

Baca selengkapnya …

Tukang Tidur

Death’s brother, Sleep.
– Virgil

Saya kok yakin, semua orang pingin bisa menghasilkan banyak duit hanya dengan tidur. Tapi mungkin cuma anggota dewan yang malas dan pelor (nempel langsung molor) waktu sidang bisa benar-benar sukses melakukannya. Meskipun begitu, mari kita optimis sedikit.

Nyatanya teman saya, Si Markum yang bodoh itu, kadang-kadang bisa juga lho menghasilkan duit hanya dengan tidur. Bagaimana caranya?
Baca selengkapnya …

  • 18-06-2010 » Tak ada yang lebih menyedihkan ketika mendengar penulis besar meninggal. Hari ini: Jose Saramago, 87 tahun, berpulang. Saya pikir tak ada cara yang lebih baik untuk menghormati kepergiaan seorang penulis, kecuali menuliskan sesuatu tentangnya. Saya punya catatan pendek tentang novel-novel Saramago di sini: Jose Saramago dan “Apa yang Terjadi Jika …” »

Fiksimini: Perjumpaan dengan Tuhan

#1
Selagi umroh dia bertemu Tuhan.
“Kamu koruptor, ngapain ke rumahKu?” tanya Tuhan.
Jawabnya: “Mau nganter bagianMu.”

#2
Awalnya kau setitik cahaya penunjuk jalanku.
Makin dekat, kau api yang membakarku.

Baca selengkapnya …

Cara Orang Bodoh Terlihat Pintar

Betul, paling gampang merasa diri bodoh. Kalau kamu bodoh dan kamu melakukan kebodohan, orang akan maklum. Mereka hanya akan ngedumel, “Memang otak kamu jongkok!” Dan kita tidak akan sakit hati, karena apa yang mereka katakan mungkin ada benarnya. Dan kalau berbuat sedikit saja perilaku cerdas? Tentu orang akan terkejut: “Heh, bisa juga kamu masang lampu dengan bener!”

Sebenarnya saya sedang ngomongin siapa, sih? Siapa yang bodoh? Baiklah, kita kasih nama saja orang ini: Markum. Dia sendiri lho yang ngaku bodoh. Dan demi menghormati pendapatnya, kita amini saja kebodohannya.
Baca selengkapnya …

Detail dan Trik Meyakinkan Pembaca

The devil is in the details.

Salah satu tugas penulis adalah meyakinkan pembaca. Persinggungan saya dengan bacaan (yang baik maupun buruk), serta usaha-usaha penulisan saya, mengajarkan saya trik-trik sederhana untuk meyakinkan pembaca. Salah satunya, bagaimana kita menghadapi detail, terutama menyangkut angka dan jumlah.

Mari kita langsung saja. Dari pengalaman saya, menulis “567 orang kelaparan, 47 di antaranya balita” lebih meyakinkan daripada sekadar menulis: “Ratusan orang kelaparan.” Kalimat pertama menyiratkan penulis sungguh-sungguh memegang data sehingga tahu persis jumlahnya, sementara kalimat kedua terkesan kita memperoleh data sekunder, atau bahkan sekadar kabar burung.
Baca selengkapnya …

Cantik itu Luka