koran-italy

Ini tulisan saya di koran Italia, Corriere della Sera (suplemen “La Lettura”), sejenis pengantar ringkas kesusastraan Indonesia untuk pembaca Eropa. Terbit Minggu, 11 Oktober 2015, tulisan ini dimaksudkan untuk mengiringi Frankfurt Book Fair, di mana Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan. Inti tulisan itu kira-kira: (1) Bahasa dan sastra Indonesia dibangun dari reruntuhan sejenis Menara Babel: ada begitu banyak bahasa yang kadang-kala satu dan lainnya tak saling mengerti. (2) “Indonesia” merupakan imajinasi yang terus dibangun, kadang dengan kekerasan: perang 12 tahun melawan Negara Islam Indonesia, pembantaian ratusan ribu simpatisan komunisme, pencaplokan Timor Leste, termasuk kekerasan di Papua hingga hari ini; kadang dengan beradab: melalui bahasa dan kesusastraan. (3) Kesusastraan modern Indonesia dibuka dengan maklumat bahwa “Kami ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia”, dan sekarang barangkali saatnya Indonesia membayar utang (warisan) tersebut kepada dunia. Sastra Indonesia sedang menjadi perhatian! (Photo: Riccardo Barbagallo).