Eka Kurniawan

Journal

Nobel Sastra dan Kutukan Tiga Persen

Esai saya “Nobel Sastra dan Kutukan Tiga Persen” terbit di Jawa Pos hari ini, 26 Oktober 2014.

3 Comments

  1. Saya sudah baca. Sungguh ironis. Negara Amerika yang berbahasa Inggris baru melahirkan satu pemenang nobel sastra. Mas Eka, bagaimana cara memilah tulisan, apakah tulisan tersebut layak dikirim ke koran (dapat honor) atau “hanya” dipajang di blog saja? Terima kasih.

    • @hume:
      Amerika banyak kok melahirkan peraih Nobel Kesusastraan. John Steinbeck, William Faulkner, Ernest Hemingway, dan banyak lainnya. Tapi memang setelah Toni Morrison (1993), belum ada lagi.

      Memilah tulisan untuk blog dan koran? Saya rasa hanya masalah format dan mungkin gaya. Saya tak pernah menulis dengan pikiran “hanya dipasang di blog”. Bagi saya, menulis di blog maupun di koran sama seriusnya. Sama butuh baca dan sama butuh premis yang jernih. Juga disiplin.

Comments are closed.

© 2017 Eka Kurniawan

Theme by Anders NorenUp ↑