Eka Kurniawan

Journal

Ketidakhadiran di Frankfurt Book Fair 2015

Iklan-Publishing-Perspectives

Gambar di atas diambil dari salah satu halaman majalah Publishing Perspectives edisi Juli 2015. Di atas foto-foto penulis, ada tulisan “Meet Some Indonesian Authors at The Frankfurt Book Fair”. Karena di antara foto-foto tersebut ada foto dan nama saya, dan seolah menjanjikan “pertemuan”, saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak akan pergi ke Frankfurt dalam rangka Frankfurt Book Fair (FBF) 2015 di mana Indonesia akan menjadi tamu kehormatan. Panitia sudah mengetahui hal ini sejak 19 Juni 2015. Kepada para penulis (dan panitia) yang akan berpartisipasi: selamat berpameran.

Update 19 Agustus 2015

Beberapa teman bertanya mengenai ketidak-pergian saya ke Frankfurt, tapi kenyataannya di daftar delegasi nama saya ada. Saya sendiri bertanya-tanya soal itu, dan jujur saya tak suka di-fait accompli.

Mengenai hal ini, sekitar sebulan yang lalu, saya akhirnya bertemu dengan perwakilan dari Komite Nasional, dan saya mengulang masalah saya: saya enggak bisa pergi, karena beberapa hal teknis. Salah satunya adalah kepergian saya ke Australia dan Amerika untuk acara buku saya, yang terus-terang saya prioritaskan. Selain itu: yang saya hadapi adalah masalah-masalah birokrasi yang saya sering frustrasi menghadapinya, dan saya malas untuk jatuh ke masalah semacam itu. Tapi setelah berbicara lama, saya akhirnya membuka diri. Saya bersedia pergi jika hal-hal teknis (termasuk pengajuan visa yang tak mungkin saya lakukan mengikuti lini masa Komite) bisa saya atasi. Saya akan mengusahakan ini di sela-sela waktu untuk perjalanan saya. Apa pun yang terjadi di pertengahan Oktober, saya hanya mengharapkan yang terbaik untuk Indonesia sebagai Tamu Kehormatan Frankfurt Book Fair 2015.

4 Comments

  1. Kalau boleh tahu alasannya kenapa tidak berangkat mas? Apa karena berbagai masalah seperti yg diungkap mas AS Laksana dan mbak Linda C di medsos? Terima kasih.

    • @Han Gagas:
      Masalah-masalah itu nyata. Komite nasional saya rasa harus membuka telinga mereka untuk mendengar suara para penulis, jika penulis masih dianggap sebagai bagian terpenting dari acara tersebut. Meskipun begitu, keputusan saya tak ada hubungannya dengan ini. Saya sudah mengirim konfirmasi ketidak-ikut-sertaan saya sejak 19 Juni, sebelum hiruk-pikuk di sosial media itu. Lagipula seperti kata Ketua Komite Nasional, Goenawan Mohamad, FBF ini pameran (dagang) buku. Bintang utamanya karya, bukan penulis. Karya saya akan ada di sana (entah siapa pun yang membawanya), sementara saya ada urusan yang harus saya dahulukan dan tak perlu ada di sana.

  2. selain mas eka, siapa lagi yang ga hadir mas ?

    • @nawaitu:
      Wah, siapa-siapa yang diajak saja saya tidak tahu, apalagi memastikan siapa yang hadir dan siapa yang enggak. Mungkin akhir Oktober, setelah acara itu selesai, kita akan mengetahuinya :-)

Comments are closed.

© 2017 Eka Kurniawan

Theme by Anders NorenUp ↑