Darahrouge, sebuah kolektif seniman, baru saja mementaskan Cooking and Murder di Institut Francis Indonesia (IFI) Bandung, 15 Maret lalu. Disutradarai dan ditulis oleh Karensa Dewantoro, naskah ini berdasarkan satu cerpen saya “Kutukan Dapur” (dari buku Cinta Tak Ada Mati). Ulasan pertunjukan bisa dibaca di Pikiran Rakyat, 17 Maret 2013 halaman 22, ditulis oleh Ahda Imran (UPDATE: ulasan berjudul “Dapur adalah Tubuh Perempuan” bisa dibaca di sini). Jika berminat, pertunjukan ini akan dipentaskan kembali di Festival Paskah Glodogan, Bawen, Semarang pada 6 April 2013, 15.00.