Under 50 for President!
Fadjroel Rachman dan Rizal Mallarangeng menyatakan kesiapannya menjadi calon presiden. Saya catat di sini karena mereka berdua masih di bawah lima puluh tahun. Tepatnya, keduanya berumur 44 tahun. Saya pribadi belum menentukan pilihan. Tapi satu hal jelas, jika memilih, saya akan memilih yang muda. Under 50 for President!
Mereka kurang “pengalaman”? Saya justru akan memilih yang tidak berpengalaman, daripada mereka yang “berpengalaman” salah-urus negara. Bukankah siapa pun datang sebagai seorang yang tidak berpengalaman? So, go ahead, young men!
Tentu saja kita masih punya problem di sini. Dua nama itu, atau calon-calon muda lainnya jika ada, sama-sama belum memiliki kendaraan partai. Seperti kita tahu, Undang-undang masih mensyaratkan calon persiden harus didukung oleh partai yang memiliki jumlah kursi tertentu di parlemen. Jumlah ini masih diperdebatkan, sekitar 15 sampai 30 persen. Belum ada kejelasan kapan calon independen (non-partisan) bisa maju, sebagaimana sudah dimungkinkan di pemilihan kepala daerah. Meskipun begitu, tak ada alasan untuk kehilangan harapan, kan?
Kalau ada calon lain di bawah umur 50 tahun yang sudah menyatakan kesediaannya, akan saya tambahkan daftarnya di sini. Sekali lagi, go ahead. Vampir tua ini butuh darah segar!
Share on Facebook
Rizal maju setelah gondok ditolak Soetrisno Bachir untuk menjadi calon wakilnya. Padahal belum tentu juga SB yang bakal dicalonkan PAN.
Pastinya Rizal sudah dapet duitlah dari iklan2 SB. Fox Indonesia-nya makin Rizal banget tuh… Hehe..
di belakang rizal itu ada ical, paloh … mau terus dukung?
tua maupun muda, saat ini kita membutuhkan seorang pemimpin yang berpihak pada rakyat dan berani melakukan manuver2 untuk membangkitkan ruh keindonesiaan. dengan berbagai cara,
Kalo ikutin logika nya RM saya sangat khawatir dengan nasib bumi pertiwi dan anak cucu….
Beliau jelas mewakili sosok KAPITALIS MUDA, bermain-main dengan faham kapitalis dengan pengalaman minim sangat berbahaya.
Apalagi dibalik layar ada ekonom Chatib Basri ….
Mengerikan buat saya dan nasib keturunan saya