Slash dan Konser Obat Sakit Hati
Saya bertemu seorang teman di depan pintu masuk pertunjukan “Slash World Tour, Featuring Myles Kennedy”. Teman saya tampak berseri-seri, membawa serta sekitar 50 orang temannya, sambil berkomentar, “Kita menunggu ini selama 15 tahun!” Mungkin dia ada benarnya. Kalau mau dihitung lebih tepat, saya sudah ingin melihat Slash (lebih tepatnya seluruh personil Guns N’ Roses) sejak [...]
Marina and The Diamonds
Hollywood infected your brain You wanted kissing in the rain Living in a movie scene Puking American dreams I’m obsessed with the mess that’s America – Marina and the Diamonds, Hollywood Saya baru saja mendownload lagu “Seventeen” dari Marina and the Diamonds (free dari websitenya). Boleh dibilang, dia salah satu penyanyi favorit saya. Pertamakali mendengar [...]
Diana Rahasia Hatiku
Pertama-tama, saya lebih merasa ini sebuah konser daripada drama musikal. Kedua, hmm … pertunjukan ini mengingatkan saya (juga kamu sekalian yang sudah menonton keduanya, saya yakin) dengan film “Across the Universe”. Apalagi fakta bahwa pertunjukan ini berdasarkan lagu-lagu Koes Plus, sementara film itu berpijak pada lagu-lagu The Beatles.
Ketiga, saya kok merasa pertunjukan ini seperti pertarungan antara sutradara (Garin Nugroho), penata musik (Yockie Suryoprayogo), dan kareografer (Eko Supriyanto). Dan siapa yang menang?
backspacer
Jika Tuan pernah duduk di bar atau kafe, lalu muncul perempuan seksi nan cantik mencari seseorang (jelas bukan Tuan), dan Tuan berpikir, kenapa perempuan cantik nan seksi itu tak mencari aku saja? Kapan aku menjadi satu-satunya lelaki yang dicari perempuan cantik nan seksi di bar? Jika benar Tuan berpikiran demikian, memang Tuan harus mendengar dan bakal menyukai lagu “Johnny Guitar”. Kenapa? Sebab lagu itu “elo banget”.
Darah Juang
Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah kami subur, Tuhan …
Shine A Light
Ada masa-masa ketika saya malas sekali mendengar musik. Saya merasa musik-musik yang datang dari pemusik-pemusik kemudian, tak sehebat pemusik yang saya kenal sebelumnya. Itu masa-masa sulit buat saya untuk mendengarkan rekaman apa pun, atau mendengarkan radio, dengan penuh selera. Karena tidak bisa masuk ke musik yang lebih baru, saya mencoba mendengar musik dari generasi yang lebih tua dari saya. Saat itulah saya berkenalan dengan musik The Rolling Stones.
