“Malam Seribu Bulan” di Tokyo University of Foreign Studies
(Catatan dari Tokyo (2))

Seminar di Tokyo University of Foreign Studies. Foto oleh Ratih Kumala.

Seminar di Tokyo University of Foreign Studies. Foto oleh Ratih Kumala.

Hari-hari saya berada di Tokyo semakin cerah. Hanya sekali hujan turun, yakni malam ketika saya usai mengikuti seminar. Di luar yang saya kira, seminar itu bukan bagian dari seminar yang lebih luas; tapi benar-benar merupakan seminar sehari.

Ada lima orang di forum yang membicarakan novel saya. Pertama, Pak Toru Aoyama yang berlaku sebagai tuan rumah sekaligus moderator. Terus ada Shiho Sawai, peneliti Jepang yang memberikan konteks mengenai kesusastraan Indonesia. Terus ada kritikus sastra Jepang yang mengulas novel Bi wa Kizu (Cantik itu Luka). Dua lainnya adalah saya dan penerjemah untuk saya.
Baca selengkapnya …

Melihat Gadis Manga di Shibuya
(Catatan dari Tokyo (1))

Di Taman Inokashira. Foto oleh Ratih Kumala.

Di Taman Inokashira. Foto oleh Ratih Kumala.

Sudah tiga hari saya dan Ratih berada di Tokyo. Acara utama kami baru akan dilakukan siang ini. Saya diundang ke Tokyo University of Foreign Studies – TUFS – untuk membicarakan novel ketiga saya Malam Seribu Bulan, baru akan terbit awal tahun depan.

Pengundang saya adalah Prof. Toru Aoyama. Ia tampaknya, sebagaimana diberitahu teman saya yang bekerja di NHK, mengepalai pusat studi mengenai sastra, Islam, dan Asia Tenggara. Seminar kami pun ada hubungannya dengan pusat studi tersebut.
Baca selengkapnya …

Malam Seribu Bulan – Novel Baru

Dua hari lalu, Mirna, editor saya dari Gramedia menelepon: menagih janji untuk mengirimkan naskah lengkap novel ketiga saya: Malam Seribu Bulan. Sebenarnya sudah saya kirim bab pertama, tapi masih ada sembilan belas bab lainnya bertahan di komputer saya. Meskipun begitu, saya janji novel itu sudah akan saya kirim kepadanya (di antara 30 hari) bulan April ini. Ugh, kalau dihitung-hitung, novel ini sudah berumur hampir empat tahun saya tulis! Mudah-mudahan hasilnya tidak mengecewakan dan saya tak lagi melanggar janji untuk menerbitkannya pertengahan tahun ini. Dukung, ya!