Obrolan Singkat Perihal Murakami

Semalam saya berbincang via BBM dengan teman sekaligus senior kuliah saya, Nezar Patria, mengenai Haruki Murakami. Perbincangan singkat ini saya pikir menarik untuk saya bagi di sini, dan saya yakin Nezar tidak akan keberatan. Perbincangan bermula ketika Nezar bilang, ia doyan Murakami ini, sampai-sampai terikut cara berpikirnya. Tentu saja saya bertanya, cara berpikir apa? Menurutnya, [...]

Mari Menanti Film “Norwegian Wood”

Jika ada film yang saya tunggu bulan ini, itu tak lain dari “Norwegian Wood”, sebuah film adaptasi dari novel Haruki Murakami. Saya pertama kali berkenalan dengan karya Murakami melalui cerita pendek berjudul “Thailand” yang dimuat di majalah Granta (kalau tak salah tahun 2001). Sejak itu saya membaca hampir semua novelnya (yang tersedia dalam bahasa Inggris dan Indonesia). “Norwegian Wood” pasti bukan novel Murakami yang paling saya sukai, tapi untuk sebuah film, barangkali ini novelnya yang paling “bisa diadaptasi”.

Mimpi Basah Cara Manusia Sumur: Haruki Murakami

Jadi, apa boleh buat, saya baru baca buku-buku tebalnya agak lebih belakangan, ketika (saya kira) sudah ada waktu. Yang paling terakhir, ini dia, The Wind-up Bird Chronicle. Kayaknya ini buku dia yang paling tebel, deh. Dua bulan saya baca, sebelum tidur dan bangun tidur. Siang hari harus mengerjakan hal lain. Malam hari … mu favorite job: tidur. Nah ngomong-ngomong, saya terkagum-kagum dengan si tokoh Toru Okada yang bisa nyaman tinggal di sumur (ugh, ini lagi yang aneh dari Murakami).

Cantik itu Luka