Beli Buku Kami di Gramedia Online
Buat teman-teman yang kesulitan memperoleh buku saya (dan Ratih Kumala), sekarang bisa langsung membeli dari GramediaShop di sini untuk buku-buku saya, dan di sini untuk buku-buku Ratih Kumala.
Mencuri dari Penulis Lain
Tapi tentu saja penulis yang keren adalah penulis yang berhasil mencuri sesuatu dari karya lain, tanpa seorang pun mengetahuinya bahwa itu curian! Dalam hal ini tampaknya saya belum mencapai hal seperti itu: pencurian saya terlalu gamblang, dan bahkan sangat gamblang saya perlihatkan. Ya, seperti Zorro, kadang-kadang ada penulis seperti saya yang ingin meninggalkan jejak “Z”, seolah ingin mengatakan keras-keras: saya mencuri, lho!
Introduction to ‘Graffiti In The Toilet’
Some of Eka’s readers find many of his writings distinctly morbid, even perverse, in their fascination with murder, violent sex, monsters, the supernatural, and Indonesia’s heart-breaking modern history. They are not mistaken in so feeling. But the judgment misses three things: the sheer, queer elegance of his Indonesian prose, which at its best is superior even to Pramoedya’s; his black sense of humor, quite close to Pram’s as well as Twain’s; and his gift for parody and ear for how his fellow- Indonesians (of different groups and generations) speak.
Google Books
Dua buku saya sudah bisa dilihat preview-nya di Google Books. Dari situ kalau tertarik, bisa langsung beli ke penerbitnya. Emang Google dan Gramedia, keren deh! Kalo mau coba, sila kunjungi judul-judul ini: Lelaki Harimau, Gelak Sedih. Judul yang lain semoga nyusul. Update (19 Juli): Buku saya yang lain di Google Book: Cinta Tak Ada Mati.
Kembali ke Realisme yang Lebih Menyentuh
Setelah membuat cetakan salinan cerpen-cerpen Eka Kurniawan, saya akan memesan segelas teh tarik, dan mula membaca baris demi baris di dalam restoran India Muslim. Sebaik sahaja cerpen Caronang, Kasih Tak Sampai, Kutukan Dapur mempengaruhi saya, jangkaan saya, gaya yang sebegitu (realisme magis?) akan berkekalan mengikuti mata pena penulisannya. Saya membayangkan, Eka Kurniawan akan menjungkirkan realiti melalui cerpen-cerpen terbaharunya nanti, dan itu membuatkan saya tambah asyik menanti.
