“Cantik Itu Luka” di Mobil Pick-up

Foto tulisan “Cantik Itu Luka”, kiriman seorang teman di Twitter, @saadsangit.

#CantikItuLuka

#CantikItuLuka: Wajahnya jelek, tapi hatinya cantik. Maka ia kirim hatinya ke tempat pelacuran.

Desain Kaos dan Wallpaper “Cantik Itu Luka”

Dalam rangka cetak ulang novel “Cantik itu Luka”, saya dan penerbit memutuskan membuat promo kecil membuat kaos oblong.

Sampul Baru “Cantik itu Luka”, 2012

Jika tak ada halangan, “Cantik itu Luka” dengan sampul versi ketiga ini akan beredar 5 Januari 2012 16 Februari 2012.

“Cantik itu Luka” di Badan Truk

Seorang teman di Twitter (@alvin_depresi) menemukan hiasan di truk bertuliskan seperti judul novel saya: “Cantik itu Luka”.

Estetika Kritik Populer

Oleh Surli Tania

Sinopsis

Novel Cantik Itu Luka berlatar pada masa pendudukan Belanda di Indonesia hingga masa setelah kemerdekaan. Novel ini bercerita tentang seorang gadis Indo-Belanda bernama Dewi Ayu. Dewi Ayu adalah seorang anak yang cerdas, memiliki rambut hitam panjang, kulit putih, dan mata biru. Saat desanya, Halimunda, dikuasai tentara Jepang, Dewi Ayu dipaksa menjadi pelacur karena kecantikannya, dan pekerjaanya sebagai pelacur berlanjut hingga akhir hayatnya.

Dari pekerjaannya tersebut, Dewi Ayu dikaruniai 3 anak perempuan yang mewarisi kecantikan ibunya yang kesemuanya tidak diketahui siapa bapaknya. Dewi Ayu beserta ketiga anaknya kerap menemui tragedi dalam kehidupan mereka yang diakibatkan kecantikan yang mereka miliki. Dikarenakan hal tersebut, pada kehamilannya yang keempat, Dewi Ayu berharap anak bungsunya terlahir buruk rupa agar tidak mengalami tragedi yang sama seperti yang dialami ibu dan kakak-kakaknya, dan doa tersebut dikabulkan Tuhan; anak bungsunya terlahir buruk rupa dan ia beri nama Cantik.Walaupun terlahir buruk rupa, kehidupan Cantik tetap dipenuhi tragedi seperti yang dialami ibu dan ketiga kakaknya. Bagi Dewi Ayu dan anak-anaknya, cantik bukanlah anugerah tapi cantik itu luka.

Cantik itu Luka