<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Che dan Amerika</title>
	<atom:link href="http://ekakurniawan.com/blog/che-dan-amerika-471.php/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekakurniawan.com/blog/che-dan-amerika-471.php</link>
	<description>Menulis dan petualangan-petualangan lainnya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Apr 2012 18:38:14 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: binhad</title>
		<link>http://ekakurniawan.com/blog/che-dan-amerika-471.php/comment-page-1#comment-825</link>
		<dc:creator>binhad</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 00:51:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekakurniawan.com/?p=471#comment-825</guid>
		<description>Hikmahnya adalah, menjadi suami jangan kayak amerika. Sayangilah istri, jangan diinvasi he-he.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hikmahnya adalah, menjadi suami jangan kayak amerika. Sayangilah istri, jangan diinvasi he-he.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dedy</title>
		<link>http://ekakurniawan.com/blog/che-dan-amerika-471.php/comment-page-1#comment-817</link>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 05:27:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekakurniawan.com/?p=471#comment-817</guid>
		<description>Saya teringat kata-kata Sub-Commandante Marcos: perang itu seperti hujan dalam hutan. Kita tahu kapan datangnya, tapi kita tak pernah tahu kapan berakhirnya.
Umur pernikahan mas Eka sudah berapa lama, ya? Kalau sudah cukup lama, romantis sekali percakapan itu.
Salam dari Makassar!

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;dedy:&lt;/strong&gt;
pernikahan kami menjelang tiga tahun :)
salam juga dari Jakarta.
(eka kurniawan)&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya teringat kata-kata Sub-Commandante Marcos: perang itu seperti hujan dalam hutan. Kita tahu kapan datangnya, tapi kita tak pernah tahu kapan berakhirnya.<br />
Umur pernikahan mas Eka sudah berapa lama, ya? Kalau sudah cukup lama, romantis sekali percakapan itu.<br />
Salam dari Makassar!</p>
<blockquote><p><strong>dedy:</strong><br />
pernikahan kami menjelang tiga tahun :)<br />
salam juga dari Jakarta.<br />
(eka kurniawan)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Litchap</title>
		<link>http://ekakurniawan.com/blog/che-dan-amerika-471.php/comment-page-1#comment-814</link>
		<dc:creator>Litchap</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 15:52:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekakurniawan.com/?p=471#comment-814</guid>
		<description>Nonton Ka, film doku judulnya Where in the World is Osama Bin Ladin? Lucu dan sangat relevan bagi Amerika mau pun negara-negara Islam. Dalam doku ini, si pembuat film doku penasaran kenapa negara adikuasa seperti Amerika tidak mampu menemunkan dan menangkap seorang Osama Bin Ladin, maka ia pun berangkat dan melakukan investigasi di Saudi Arabia, asal Osama Bin Ladin, Marocco, Palestina, Israel, Afghanistan, dan Pakistan. Di tiap negara yang dikunjungi, kebanyakan orang yang diwawancara balas bertanya sang jurnalis: Osama Bin Ladin khan cuma hanya satu manusia, kenapa ditakuti? Kenyataannya sekarang dengan ada atau tidak adanya Osama, ideologi dari fundamentalis seperti Al-Qaeda sudah merambah ke seluruh dunia. Film doku ini menunjukkan bahwa strategi Amerika dengan Perang Melawan Teroris sama sekali tidak efektif: dana bermilyar-milyar yang dikucurkan dan persekutuan mereka dengan beberapa negara malah memperkuat tradisi hegemoni negara-negara tersebut dalam menindas bangsa mereka. Kesimpulan pada akhirnya adalah setiap keluarga ingin anak-anaknya bisa bersekolah dan tumbuh menjadi manusia pintar dan berguna. Keinginan untuk hidup sejahtera itu pada dasarnya universal. Jadi bukan manusia Amerika yang berengsek, tetapi pemerintahan Amerika, terutama para konservatif Republican, yang selalu melakukan agresi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nonton Ka, film doku judulnya Where in the World is Osama Bin Ladin? Lucu dan sangat relevan bagi Amerika mau pun negara-negara Islam. Dalam doku ini, si pembuat film doku penasaran kenapa negara adikuasa seperti Amerika tidak mampu menemunkan dan menangkap seorang Osama Bin Ladin, maka ia pun berangkat dan melakukan investigasi di Saudi Arabia, asal Osama Bin Ladin, Marocco, Palestina, Israel, Afghanistan, dan Pakistan. Di tiap negara yang dikunjungi, kebanyakan orang yang diwawancara balas bertanya sang jurnalis: Osama Bin Ladin khan cuma hanya satu manusia, kenapa ditakuti? Kenyataannya sekarang dengan ada atau tidak adanya Osama, ideologi dari fundamentalis seperti Al-Qaeda sudah merambah ke seluruh dunia. Film doku ini menunjukkan bahwa strategi Amerika dengan Perang Melawan Teroris sama sekali tidak efektif: dana bermilyar-milyar yang dikucurkan dan persekutuan mereka dengan beberapa negara malah memperkuat tradisi hegemoni negara-negara tersebut dalam menindas bangsa mereka. Kesimpulan pada akhirnya adalah setiap keluarga ingin anak-anaknya bisa bersekolah dan tumbuh menjadi manusia pintar dan berguna. Keinginan untuk hidup sejahtera itu pada dasarnya universal. Jadi bukan manusia Amerika yang berengsek, tetapi pemerintahan Amerika, terutama para konservatif Republican, yang selalu melakukan agresi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: qizink</title>
		<link>http://ekakurniawan.com/blog/che-dan-amerika-471.php/comment-page-1#comment-812</link>
		<dc:creator>qizink</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 09:27:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekakurniawan.com/?p=471#comment-812</guid>
		<description>indonesia termasuk yang diinvasi juga kan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>indonesia termasuk yang diinvasi juga kan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: roslanjomel</title>
		<link>http://ekakurniawan.com/blog/che-dan-amerika-471.php/comment-page-1#comment-810</link>
		<dc:creator>roslanjomel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:06:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ekakurniawan.com/?p=471#comment-810</guid>
		<description>He he he! Lucu kamu sih.

Saya baru saja menonton dvd Land Of Plenty, arahan sutradara Wim Wenders. Apa filem ini bukan satira, mas Eka?

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;roslan:&lt;/strong&gt;
aku belum nonton film itu. tentang apakah?
(ekakurniawan)&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>He he he! Lucu kamu sih.</p>
<p>Saya baru saja menonton dvd Land Of Plenty, arahan sutradara Wim Wenders. Apa filem ini bukan satira, mas Eka?</p>
<blockquote><p><strong>roslan:</strong><br />
aku belum nonton film itu. tentang apakah?<br />
(ekakurniawan)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

