01  June  2003

Kisah Si Cantik yang Buruk Muka

Oleh: Nur Mursidi 

Foto oleh Gaetan Lee, Some rights reserved. 
Eka Kurniawan, tampaknya sungguh-sungguh ingin menjadi seorang sastrawan. Setelah menerbitkan kumpulan cerpen dalam antologi Corat-coret di Toilet (1999), alumnus Fakultas Filsafat UGM ini tampaknya tak mau kepalang tanggung dengan merilis sebuah novel. Meski namanya belum begitu “terdengar” dalam belantara sastra, namun novel Cantik Itu Luka ini, begitu [...]

16  March  2003

Cantik itu Dilukai

Oleh: Muhidin M. Dahlan 

Foto oleh Pσrcelαΐηgΐrl°, Some rights reserved. 
Dewi Ayu, si pelacur cantik di era kulit kuning mata sipit, terluka oleh lahirnya tiga anak haram yang cantik-cantik. Kecantikannya dan juga kecantikan tiga orang anaknya telah membawa malapetaka bagi generasinya. Karena itu, ia mengutuknya. Ia berdoa –tepatnya memaksa yang ada di langit sana– agar anak keempat [...]

02  March  2003

Air Bah dalam Novel “Cantik itu Luka”

Oleh: Maman S. Mahayana 

Foto oleh peasap, Some rights reserved. 
Sebuah amplop tak terlalu besar, tergeletak di meja kerja. Kiriman buku. Antologi cerpen, Corat-Coret di Toilet (CCDT) (2000) karya Eka Kurniawan.
 
Nama itu jarang dijumpa di koran minggu. Satu-dua sempat kubaca. Cerpen-cerpennya tampak masih mencari bentuk. Ada napas surealis dan coba menyamarkan beberapa tokohnya. Kadang juga agak realis, [...]