4 April 2008 » Gara-gara film "Fitna" karya Geert Wilders yang menghubung-hubungkan ayat Al-Quran dan serangan teroris, Pemerintah Indonesia berencana memblokir YouTube. Saya sendiri tak peduli dengan film "Fitna" yang saya anggap sebagai ketololan Wilders (tolol karena di satu sisi ngomong "free speech", di sisi lain mau banned Al-Quran). Tapi kenapa ujung-ujungnya YouTube? Mau membuang kulkas gara-gara sepiring nasi basi? Harap tahu, video "Fitna" tak hanya ada di YouTube, tapi juga di: Google Video, Clipser, Yahoo Video, MySpace, LiveLeak, dan barangkali situs-situs lain. Gimana Pak Menteri, apa enggak sekalian blokir internet saja, lah? Biar bodoh sekalian kita semua, oke?
30 March 2008 » Dua hari lalu, Mirna, editor saya dari Gramedia menelepon: menagih janji untuk mengirimkan naskah lengkap novel ketiga saya: Malam Seribu Bulan. Sebenarnya sudah saya kirim bab pertama, tapi masih ada sembilan belas bab lainnya bertahan di komputer saya. Meskipun begitu, saya janji novel itu sudah akan saya kirim kepadanya (di antara 30 hari) bulan April ini. Ugh, kalau dihitung-hitung, novel ini sudah berumur hampir empat tahun saya tulis! Mudah-mudahan hasilnya tidak mengecewakan dan saya tak lagi melanggar janji untuk menerbitkannya pertengahan tahun ini. Dukung, ya! (Baca Komentar: 3)
29 March 2008 » Saya menambah kategori baru di blog ini bernama Video. Kategori ini ada di bagian bawah halaman blog, berisi video-video (pendek) pilihan saya. Minggu-minggu ini saya sedang senang memasukkan video-video dari proyek bernama To Each His Cinema (2007). Ini proyek dalam rangka perayaan Festival Cannes yang keenam puluh, diproduseri oleh Gilles Jacob. Seluruhnya terdiri dari 33 film pendek dari 35 sutradara papan atas, semua berbicara mengenai sinema. Selamat menonton! (Baca Komentar: 0)
26 March 2008 » Seperti barangkali pernah saya singgung, bersama beberapa penulis kami merencanakan sebuah proyek buku berjudul LA Underlover. Untuk itu saya menulis lima cerita pendek sepanjang tahun 2007 kemarin. Semuanya sudah kelar saya tulis, dan bahkan sudah semuanya dipublikasikan di koran maupun majalah. Yang terakhir, baru saja dimuat di Suara Merdeka berjudul "Pesan Moral". Cerpen lainnya sudah tampil di Blog Kecil ini: "La Cage aux Folles". "Pesan Moral" © 2008 oleh Eka Kurniawan. (Baca Komentar: 0)
22 March 2008 » Sudah lama saya ingin meninggalkan Microsoft Windows dari Microsoft untuk mendampingi kegiatan menulis saya. Selain mahal, saya juga ingin menghindari kecenderungan memakai barang bajakan. Pilihannya, tentu mencari yang murah tapi legal. Saya sempat mempertimbangkan OpenOffice, tapi karena saya memakai Mac OS, software itu terasa tidak maksimal. OpenOffice memang dibuat terutama untuk Linux. Untunglah saya menemukan NeoOffice, sofware gratis yang merupakan versi OpenOffice untuk Mac OS. Setelah saya mencobanya, perangkat ini sangat nyaman dan tergolong ringan dipergunakan. Kayaknya bisa bilang bon vayage, Microsoft, neh!! (Baca Komentar: 0)
6 March 2008 »

Satu cerpen saya, La Cage aux Folles diterbitkan dalam antologi 100 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dari Anugerah Sastra Pena Kencana. Cerpen ini pertamakali diterbitkan di Koran Tempo, 15 Juli 2007 dan akan diterbitkan pula dalam buku antologi bersama 4 penulis lain, berjudul L.A. Underlover (mudah-mudahan segera terbit). Buat yang belum membacanya di Koran Tempo, sila membacanya di sini (versi pdf). "La Cage aux Folles" © 2007 oleh Eka Kurniawan. (Baca Komentar: 1)

29 February 2008 » Ini pesan dari teman saya, Ugoran Prasad dan Melbi: hi all, sekarang album pertamanya melbi, anamnesis (2005), dan demo balada joni dan susi (upcoming-2008) sudah bisa di dengar di last.fm. Di sini untuk full album Anamnesis dan di sini untuk full album joni dan susi. kalo sempet, dengerin ya. kalo senang, pls forward pesan ini. thanks. Formasi terakhir band ini: Yosi Herman Susilo, Yennu Ariendra, Ugoran Prasad, Teguh Hari, and Septian Dwirima. (Baca Komentar: 0)
27 February 2008 » Lari dari Blora: Itu judul film yang baru saya liat tadi malam. Tag-nya: harmony withaout the law. Sebenarnya gagasan ceritanya menarik: bagaimana orang-orang luar (narapidana yang kabur, guru progresif dan peneliti Amerika) datang ke kampung Samin. Ini kampung yang sejak awal abad 19 terkenal karena pembangkangannya kepada kekuasaan pemerintah. Mereka suka damai, tak pernah curiga, tak ada maling. Bisa dibuat lucu atau dramatik. Tapi aduh ... dialognya payah. Pengambilan gambar apa adanya. Kayak orang bikin fragmen televisi tahun 80an, deh! Ratih membuat posting lebih panjang di ratihkumala.com. (Baca Komentar: 0)
17 February 2008 » Acara ulang tahun milis Apresiasi-Sastra di Japan Foundation 16/2/2008, salah satunya menampilkan monolog Cantik itu Luka. Sebagai sutradara, Bung Kelinci mengambil fragmen bagian depan ketika Dewi Ayu masuk ke Bloedenkamp dan kemudian dipaksa menjadi pelacur tentara Jepang. Naskah dipentaskan oleh Maya Sekartaji (sebagai Dewi Ayu), yang mainnya sangat bagus dan berhasil mengeluarkan karakter ironi Dewi Ayu. Terima kasih Bung Kelinci dan juga Maya! (Baca Komentar: 5)
16 February 2008 » Ngomong2 saya baru dapat spam (iklan apaan, gitu), tapi kok ada kutipannya: "Most writers look like writers whether they want to or not. It is hard to say why." – F. Scott Fitzgerald. Hehehe ... baru kali ini saya dapat spam dan senyum-senyum merasa girang. (Baca Komentar: 0)
Komentar Terbaru